Mengenal Lebih Dekat LP2K #2

Dua hari berbeda dan sama-sama di waktu dhuha. Tulisan ini dihasilkan dari diskusi bareng Kang Andrean Maulana (Andre), Ketua LP2K Periode 32 dan Kang Ibrahim Imaduddin Islam (Ibam), Ketua LP2K Periode 30. Saya coba uraikan diskusi tersebut dalam bentuk pertanyaan dan jawaban. Meskipun jawabannya dihimpun dari keterangan dua orang yg berbeda tapi semoga tidak menghilangkan esensi dari masing-masing keterangan yang telah tersampaikan. Mari kita simak.

Dahulu, awal pembentukan LP2K adalah sebagai lembaga untuk menciptakan inovasi di Karisma, sehingga Karisma bisa aman dari pembubaran yang akan dilakukan oleh pihak  Salman. Untuk waktu sekarang, apa urgensi keberadaan LP2K di Karisma?

Salah satu fungsi LP2K adalah untuk memberikan wawasan lebih luas kepada Pembina Karisma. LP2K diharapkan mampu menangkap dan menjelaskan fenomena-fenomena yang tidak dapat ditangkap atau luput dari perhatian Pembina Karisma. LP2K juga mampu berfungsi seperti Lembaga Research and Innovation  (Penelitian dan Pengembangan atau biasa disingkat Litbang) sehingga Karisma bisa menjadi organisasi yang efektif. Hasil yang didapatkan sebanding dengan segala usaha yang dikeluarkan oleh  Pembina Karisma.

Dalam AD/ART di bagian LP2K terdapat staff ahli dan anggota LP2K. Apa perbedaanya?

Staff ahli adalah orang-orang yang expert dalam satu bidang tertentu dan tidak harus berasal dari Pembina Karisma. Sedangkan anggota LP2K adalah Pembina Karisma dan diusahakan tidak merangkap jabatan menjadi Penguin (Pengurus Inti adalah jajaran Ketua Umum hingga Kepala Tim).

Bagaimana pembagian kerja dalam LP2K ?

Tergantung kesepakatan dari LP2K periode ybs. Bisa dibagi menjadi 3 sub, yaitu bagian Pengkajian, Penelitian, dan Pengawasan Divisi. Bisa juga menjadi 4 sub, yaitu bagian Pengkajian, Penelitian, Perbaikan Mutu, dan Rekomendasi. Intinya dikembalikan kepada kepengurusan LP2K periode sekarang.

Bagaimana cara membuat struktur dari LP2K ?

Pertama adalah menerjemahkan fungsi dari LP2K yang kemudian diturunkan menjadi struktur.

Hubungan antara LP2K dan Desain Produk (despro)?

LP2K bisa menjadi lembaga yang membuat despro terlepas dari despro tersebut akan menjadi tugas bina Pembina atau tidak. Sebenarnya, salah satu goal-nya adalah Karisma mampu terus berinovasi membuat program-program yang sesuai dengan perkembangan zaman. LP2K bisa juga menjadi pilot project dari suatu despro, sehingga despro tersebut lebih matang ketika dieksekusi oleh Penguin beserta jajaran staff. Untuk sumber daya dalam melaksanakan pilot project bisa meminta bantuan Penguin dan staff Karisma.

Kurang lebih itulah hasil diskusi yang kami lakukan. Terlepas dari banyaknya kekurangan dan kelemahan saya dalam menangkap maksud narasumber, semoga tulisan ini bisa menjadi penambah wawasan dan modal bagi kita untuk mewujudkan visi ANDALUSIA. Tunggu catatan LP2K berikutnya ya!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s